CaraKerja Magnetic Disk. 1. Representasi Data dan Pengalamatan. Data pada disk juga di block seperti data pada magnetic tape. Pemanggilan sebuah block adalah banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device. Data dari disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk diakses oleh sebuah program.
MagneticDisk RAMAC (Random Access) adalah DASD pertama yang dibuat oleh industri komputer. Pada magnetic disk kecapatan rata-rata rotasi piringgannya sangat tinggi. Access arm dengan read/write head yang posisinya diantara piringan-piringan, dimana pengambilan dan penyimpanan representasi datanya pada permukaan piringan. Data disimpan dalam track.
MagneticDisk adalah suatu pirinagn bundar yang terbuat dari bahan tertentu yaitu logam dan plastic dengan permukaan yang dapat dimagnetasi. Organisasi data dan pemformatan 1.organisasi data pada piringan berbentuk cincin-cincin yang konsentris yang disebut track. 2.masing-masing track sama lebarnya dengan head. memisahkan track bertujuan umtuk mengurangi error akibat melesetnya head. 4.data yang dismpan pada daerah yang berukuran block dikenal sebagai sektor. Terdapat
MagneticDisk merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern Head merupakan perangkat kecil bagian harddisk yang dapat membaca dan menulis dari bagian piringan yang ada di bawahnya Apakah penampang layout yang dimaksud itu pllater?
2 Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Head! 3. Jelaskan penampang layout pada harddisk! 4. Jelaskan sejarah singkat dari Magnetic Disc! 5. Sebutkan contoh-contoh dari magnetic disc! Jawaban 1. Magnetic disk adalah DASD pertama yang dibuat oleh industri komputer. Penyimpanan magnetik (bahasa Inggris: Magnetic disk) merupakan piranti
Jawaban 1.Magnetic disk adalah DASD pertama yang dibuat oleh industri komputer. Penyimpanan magnetik (bahasa Inggris: Magnetic disk) merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. 2.
JAWABAN: 1.Magnetic Disk merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Disk adalah sebuah piringan bundar yang dibuat dari logam atau plastic yang dilapisi dengan bahan yang dapat dimagnetisasi 2.
MagneticDisk merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Disk adalah sebuah piringan bundar yang dibuat dari logam atau plastic yang dilapisi dengan bahan yang dapat dimagnetisasi.
QzbRaC. Tugas Sistem Komputer 1. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Magnetic Disc? 2. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Head! 3. Jelaskan penampang layout pada harddisk! 4. Jelaskan sejarah singkat dari Magnetic Disc! 5. Sebutkan contoh-contoh dari magnetic disc! 6. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan RAID? 7. Jelaskan tiga karakteristik pada RAID! 8. Sebutkan level-level pada RAID! 9. Jelaskan karakteristik RAID level 6? 10. Jelaskan juga karakteristik RAID level 0+1 dan 1+0 ! 1. Magnetic Disk adalah piringan bundar yang terbuat dari bahan tertentu logam atau plastik dengan permukaan dilapisi bahan yang dapat di magnetasi. Mekanisme baca / tulis yang digunakan disebut head yaitu kumparan pengkonduksi conducting coil selama operasi pembacaan dan penulisan, head bersifat stationer sedangkan piringan bergerak-gerak di bawahnya biasanya yang menggantung diatas permukaan dan tertahan pada sebuah bantalan udara, kecuali pada flopy disk dimana head disk menyentuh ke permukaan. Dalam magnetic disk terdapat dua metode layout data pada disk yaitu Constant Angular Velocity dan Multiple Soned Recording 2. Head yaitu kumparan pengkonduksi conducting coil selama operasi pembacaan dan penulisan, head bersifat stationer sedangkan piringan bergerak-gerak di bawahnya biasanya yang menggantung diatas permukaan dan tertahan pada sebuah bantalan udara, kecuali pada flopy disk dimana head disk menyentuh ke permukaan. 3. PlatterPenampang layout adalah komponen utama pada harddisk yang dipakai sebagai tempat penyimpanan data. 4. Beberapa memory yang tergolong pada magnetic disk ini sendiri adalah Flopy Disk, IDE Disk, dan SCSI Disk. Magnetik disk sendiri terbuah dari piringan bundar yang terbuat dari logam atau plastik dimana permukaan dari bahan tersebut mempunyai sifat magnetic sehingga nanti bisa menghasilkan semacam medan magnet yang sangat diperlukan untuk proses baca tulis dari memory tersebut karena saat proses baca/ tulis menggunakan kepala baca yang disebut dengan head. Secara fisik bentuknya adalah piringan yang bisa memutar sesuai kontrolnya. Pada awal perkembangannya piringan disk ini mempunyai ukuran diameter 50 cm, namun saat ini sudah ada yang berukuran 3 cm dan didominasi oleh ukuran 12 cm. 5. Macam-macam media dari Magnetik Disk DISKET , HARDDISK, FLASHDISK, MEMORY CARD, ZIP DRIVE. 6. RAID merupakan kependekan dari Redundant Array of Independent Disk merupakan teknologi virtualisasi storage yang menggabungkan beberapa hardisk fisik ke dalam sebuah logical unit storage yang memiliki kemampuan data redundancy dan juga performance improvement. 7. Tiga karakteristik umum dari RAID ini, yaitu 1. RAID adalah sekumpulan disk drive yang dianggap sebagai sistem tunggal disk. 2. Data didistribusikan ke drive fisik array. 3. Kapasitas redunant disk digunakan untuk menyimpan informasi paritas, yang menjamin recoveribility data ketika terjadi masalah atau kegagalan disk. 8. 1. RAID level 0, RAID level 0 menggunakan kumpulan disk dengan striping pada level blok, tanpa redundansi. Jadi hanya menyimpan melakukan striping blok data ke dalam beberapa disk. 2. RAID level 1, RAID level 1 ini merupakan disk mirroring, menduplikat setiap disk. Cara ini dapat meningkatkan kinerja disk, tetapi jumlah disk yang dibutuhkan menjadi dua kali lipat, sehingga biayanya menjadi sangat mahal. 3. RAID level 2, RAID level 2 ini merupakan pengorganisasian dengan error-correcting-code ECC. Seperti pada memori di mana pendeteksian terjadinya error menggunakan paritas bit. Setiap byte data mempunyai sebuah paritas bit yang bersesuaian yang merepresentasikan jumlah bit di dalam byte data tersebut di mana paritas bit=0 jika jumlah bit genap atau paritas=1 jika ganjil. 4. RAID level 3, RAID level 3 merupakan pengorganisasian dengan paritas bit interleaved. Pengorganisasian ini hampir sama dengan RAID level 2, perbedaannya adalah RAID level 3 ini hanya memerlukan sebuah disk redundan, berapapun jumlah kumpulan disk-nya. 5. RAID level 4, RAID level 4 merupakan pengorganisasian dengan paritas blok interleaved, yaitu menggunakan striping data pada level blok, menyimpan sebuah paritas blok pada sebuah disk yang terpisah untuk setiap blok data pada disk-disk lain yang bersesuaian. 6. RAID level 5, RAID level 5 merupakan pengorganisasian dengan paritas blok interleaved tersebar. Data dan paritas disebar pada semua disk termasuk sebuah disk tambahan. Pada setiap blok, salah satu dari disk menyimpan paritas dan disk yang lainnya menyimpan data. 7. RAID level 6, RAID level 6 disebut juga redundansi P+Q, seperti RAID level 5, tetapi menyimpan informasi redundan tambahan untuk mengantisipasi kegagalan dari beberapa disk sekaligus. RAID level 6 melakukan dua perhitungan paritas yang berbeda, kemudian disimpan di dalam blok-blok yang terpisah pada disk-disk yang berbeda. Jadi, jika disk data yang digunakan sebanyak n buah disk, maka jumlah disk yang dibutuhkan untuk RAID level 6 ini adalah n+2 disk. 8. RAID level 0+1 dan 1+0, RAID level 0+1 dan 1+0 ini merupakan kombinasi dari RAID level 0 dan 1. RAID level 0 memiliki kinerja yang baik, sedangkan RAID level 1 memiliki kehandalan. Namun, dalam kenyataannya kedua hal ini sama pentingnya. Dalam RAID 0+1, sekumpulan disk di-strip, kemudian strip tersebut di-mirror ke disk-disk yang lain, menghasilkan strip-strip data yang sama. Kombinasi lainnya yaitu RAID 1+0, di mana disk-disk di-mirror secara berpasangan, dan kemudian hasil pasangan mirrornya di-strip. RAID 1+0 ini mempunyai keuntungan lebih dibandingkan dengan RAID 0+1. 9. RAID level 6 disebut juga redundansi P+Q, seperti RAID level 5, tetapi menyimpan informasi redundan tambahan untuk mengantisipasi kegagalan dari beberapa disk sekaligus. RAID level 6 melakukan dua perhitungan paritas yang berbeda, kemudian disimpan di dalam blok-blok yang terpisah pada disk-disk yang berbeda. Jadi, jika disk data yang digunakan sebanyak n buah disk, maka jumlah disk yang dibutuhkan untuk RAID level 6 ini adalah n+2 disk. Keuntungan dari RAID level 6 ini adalah kehandalan data yang sangat tinggi, karena untuk menyebabkan data hilang, kegagalan harus terjadi pada tiga buah disk dalam interval rata-rata untuk perbaikan data Mean Time To Repair atau MTTR. Kerugiannya yaitu penalti waktu pada saat penulisan data, karena setiap penulisan yang dilakukan akan mempengaruhi dua buah paritas blok. 10. RAID level 0+1 dan 1+0 ini merupakan kombinasi dari RAID level 0 dan 1. RAID level 0 memiliki kinerja yang baik, sedangkan RAID level 1 memiliki kehandalan. Namun, dalam kenyataannya kedua hal ini sama pentingnya. Dalam RAID 0+1, sekumpulan disk di-strip, kemudian strip tersebut di-mirror ke disk-disk yang lain, menghasilkan strip-strip data yang sama. Kombinasi lainnya yaitu RAID 1+0, di mana disk-disk di-mirror secara berpasangan, dan kemudian hasil pasangan mirrornya di-strip. RAID 1+0 ini mempunyai keuntungan lebih dibandingkan dengan RAID 0+1. Sebagai contoh, jika sebuah disk gagal pada RAID 0+1, seluruh strip-nya tidak dapat diakses, hanya sebagian strip saja yang dapat diakses, sedangkan pada RAID 1+0, disk yang gagal tersebut tidak dapat diakses, tetapi pasangan mirror-nya masih dapat diakses, yaitu disk-disk selain dari disk yang gagal.
Disk adalah piringan bundar yang terbuat dari bahan tertentu logam atau plastik dengan permukaan dilapisi bahan yang dapat di magnetisasi. Mekanisme baca/tulis menggunakan kepala baca atau tulis yang disebut head, merupakan komparan pengkonduksi conducting coil. Desain fisiknya, head bersifat stasioner sedangkan piringan disk berputar sesuai kontrolnya. Layout data pada disk diperlihatkan pada gambar dan gambar Terdapat dua metode layout data pada disk, yaitu constant angular velocity dan multiple zoned recording. Disk diorganisasi dalam bentuk cincin – cincin konsentris yang disebut track. Tiap track pada disk dipisahkan oleh gap. Fungsi gap untuk mencegah atau mengurangi kesalahan pembacaan maupun penulisan yang disebabkan melesetnya head atau karena interferensi medan magnet. Sejumlah bit yang sama akan menempati track – track yang tersedia. Semakin ke dalam disk maka kerapatan density disk akan bertambah besar. Data dikirim ke memori ini dalam bentuk blok, umumnya blok lebih kecil kapasitasnya daripada track. Blok – blok data disimpan dalam disk yang berukuran blok, yang disebut sector. Sehingga track biasanya terisi beberapa sector, umumnya 10 hingga 100 sector tiap tracknya. Bagaimana mekanisme membacaan maupun penulisan pada disk ? Head harus bisa mengidentifikasi titik awal atau posisi – posisi sector maupun track. Caranya data yang disimpan akan diberi header data tambahan yang menginformasikan letak sector dan track suatu data. Tambahan header data ini hanya digunakan oleh sistem disk drive saja tanpa bisa diakses oleh Magnetik Disk Saat ini sesuai kekhususan penggunaan telah beredar berbagai macam magnetik disk. Tabel menyajikan daftar katakteristik utama dari berbagai jenis disk. Berdasarkan gerakan head, terdapat dua macam jenis yaitu head tetap fixed head dan head bergerak movable head seperti terlihat pada gambar Pada head tetap setiap track memiliki kepala head sendiri, sedangkan pada head bergerak, satu kepala head digunakan untuk beberapa track dalam satu muka disk. Mekanisme dalam head bergerak adalah lengan head bergerak menuju track yang diinginkan berdasarkan perintah dari disk disk berdasar portabilitasnya dibagi menjadi disk yang tetap nonremovable disk dan disk yang dapat dipindah removable disk. Keuntungan disk yang dapat dipindah atau diganti – ganti adalah tidak terbatas dengan kapasitas disk dan lebih fleksibel. Karakteristik lainnya berdasar sides atau muka sisinya adalah satu sisi disk single sides dan dua muka disk double sides. Kemudian berdasarkan jumlah piringannya platters, dibagi menjadi satu piringan single platter dan banyak piringan multiple platter. Terakhir, mekanisme head membagi disk menjadi tiga macam, yaitu head yang menyentuh disk contact seperti pada floppy disk, head yang mempunyai celah utara tetap maupun yang tidak tetap tergantung medan magnetnya. Celah atau jarak head dengan disk tergantung kepadatan datanya, semakin padat datanya dibutuhkan jarak head yang semakin dekat, namun semakin dekat head maka faktor resikonya semakin besar, yaitu terjadinya kesalahan baca. Teknologi Winchester dari IBM mengantisipasi masalah celah head diatas dengan model head aerodinamik. Head berbentuk lembaran timah yang berada dipermukaan disk apabila tidak bergerak, seiring perputaran disk maka disk akan mengangkat headnya. Istilah Winchester dikenalkan IBM pada model disk 3340-nya. Model ini merupakan removable disk pack dengan head yang dibungkus di dalam pack. Sekarang istilah Winchester digunakan oleh sembarang disk drive yang dibungkus pack dan memakai rancangan head aerodinamis. Disk drive beroperasi dengan kecepatan konstan. Untuk dapat membaca dan menulis, head harus berada pada track yang diinginkan dan pada awal sectornya. Diperlukan waktu untuk mencapai track yang diinginkan, waktu yang diperlukan disebut aebagai seek time. Apabila track sudah didapatkan maka diperlukan waktu sampai sector yang bersangkutan berputar sesuai dengan headnya, yang disebut rotational latency. Jumlah seek time dan rotational latency disebut dengan access time. Dengan kata lain, access time adalah waktu yang diperlukan disk untuk berada pada posisi siap membaca atau menulis. Berikutnya akan dijelaskan memori eksternal yang termasuk magnetik disk, yaitu floppy disk disket, harddisk model IDE dan harddisk model SCSI.
Disk adalah piringan bundar yang terbuat berpunca bahan tertentu logam atau plastik dengan permukaan dilapisi bahan yang dapat di magnetisasi. Mekanisme baca/tulis menunggangi pejabat baca atau tulis nan disebut head, ialah komparan pengkonduksi conducting coil. Desain fisiknya, head bersifat stasioner sedangkan piringan disk berputar sesuai kontrolnya. Layout data plong disk diperlihatkan pada gambar dan gambar Terdapat dua metode layout data lega disk, yaitu constant angular velocity dan multiple zoned recording. Disk diorganisasi dalam bentuk cincin – cincin konsentris yang disebut track. Tiap track lega disk dipisahkan oleh gap. Fungsi gap bakal mencegah alias mengurangi kesalahan pembacaan maupun penulisan yang disebabkan melesetnya head atau karena interferensi medan besi sembrani. Sejumlah bit nan setara akan menempati track – track yang tersaji. Semakin ke privat disk maka kerapatan density disk akan bertambah ki akbar. Data dikirim ke memori ini internal bentuk blok, umumnya blok kian kecil kapasitasnya daripada track. Blok – blok data disimpan internal disk yang berdimensi blok, nan disebut sector. Sehingga track galibnya terisi sejumlah sector, umumnya 10 sebatas 100 sector tiap tracknya. Bagaimana mekanisme membacaan maupun penulisan pada disk ? Head harus bisa mengenali titik mulanya alias posisi – posisi sector ataupun track. Caranya data yang disimpan akan diberi header data pelengkap nan menginformasikan letak sector dan track suatu data. Pelengkap header data ini hanya digunakan oleh sistem disk drive saja tanpa boleh diakses maka itu pengguna. Karakteristik Magnetik Disk Kini sesuai kekhususan penggunaan mutakadim beredar berbagai variasi magnetik disk. Tabel melayani daftar katakteristik penting dari beraneka rupa keberagaman disk. Berdasarkan gerakan head, terdapat dua diversifikasi jenis yaitu head konsisten fixed head dan head bergerak movable head sebagai halnya terlihat lega gambar Lega head tetap setiap track memiliki kepala head sendiri, sedangkan pada head mengalir, satu kepala head digunakan bikin beberapa track dalam satu muka disk. Mekanisme dalam head mengalir yaitu lengan head mengalir menjurus track yang diinginkan berdasarkan perintah dari disk drive-nya. Karakteristik disk berdasar portabilitasnya dibagi menjadi disk yang tegar nonremovable disk dan disk yang dapat dipindah removable disk. Keuntungan disk yang dapat dipindah atau diganti – ubah adalah enggak terbatas dengan daya produksi disk dan makin luwes. Karakteristik lainnya berdasar sides atau cahaya muka sisinya yaitu suatu sisi disk single sides dan dua wajah disk double sides. Kemudian berlandaskan total piringannya platters, dibagi menjadi satu piringan single platter dan banyak piringan multiple platter. Terakhir, mekanisme head membagi disk menjadi tiga diversifikasi, yaitu head yang menyentuh disk contact seperti pada floppy disk, head yang mempunyai jeruji paksina tetap maupun yang tidak tetap tergantung medan magnetnya. Ganggang ataupun jarak head dengan disk tersampir kerapatan datanya, semakin padat datanya dibutuhkan jarak head yang semakin akrab, sahaja semakin dekat head maka faktor resikonya semakin raksasa, yaitu terjadinya kesalahan baca. Teknologi Winchester dari IBM mengantisipasi masalah celah head diatas dengan komplet head aerodinamik. Head berbentuk lembaran timah yang berada dipermukaan disk apabila tidak mengalir, seiring perputaran disk maka disk akan mengangkat headnya. Istilah Winchester dikenalkan IBM pada model disk 3340-nya. Sempurna ini merupakan removable disk pack dengan head yang dibungkus di n domestik pack. Waktu ini istilah Winchester digunakan oleh sembarang disk drive yang dibungkus pack dan mempekerjakan rencana head aerodinamis. Disk drive beroperasi dengan kelancaran tunak. Lakukan dapat membaca dan menulis, head harus berlambak plong track yang diinginkan dan pada semula sectornya. Diperlukan waktu kerjakan mencecah track yang diinginkan, waktu yang diperlukan disebut aebagai seek time. Apabila track sudah didapatkan maka diperlukan perian sampai sector nan berkepentingan berputar sesuai dengan headnya, yang disebut rotational latency. Besaran seek time dan rotational latency disebut dengan access time. Dengan kata bukan, access time merupakan periode yang diperlukan disk bikin berada pada posisi siap membaca maupun menulis. Berikutnya akan dijelaskan memori eksternal yang tertulis magnetik disk, yaitu floppy disk disket, harddisk model IDE dan harddisk sempurna SCSI.